Contoh Penggunaan JOIN dalam Perintah SQL SELECT

Contoh Penggunaan JOIN dalam Perintah SQL SELECT

Belajar SQL | Setelah sebelumnya kita anatomi dan penggunaan perintah SQL SELECT untuk melakukan proses temu kembali data (data retrieval), maka langkah selanjutnya kita harus mempertajam Skill SQL, dengan memperbanyak latihan, dan salah satu cara untuk melatih skill SQL adalah dengan cara mencoba membantu menyelesaikan problem SQL yang dihadapi orang lain. Beberapa situs yang bisa kita kunjungi untuk melatih skill SQL adalah Oracle Community Forum, namun berbahasa Inggris. Sedangkan untuk yang berbahasa Indonesia bisa mengunjungi Programmer Forum di Kaskus. Dalam artikel ini kita akan membahas beberapa kasus berkaitan dengan SQL JOIN.

Transparansi Proses

RetGoo Sentris Informa Transparansi Proses Menjadikan Organisasi Anda Lebih Efisien dan Kompetitif

Sistem informasi pada sebuah organisasi sangat dibutuhkan untuk memudahkan dalam menjalankan sebagian atau seluruh kegiatan operasional. Saat ini penggunaan sistem informasi pada sebagian perusahaan masih banyak menggunakan konsep Data Centric, yang berarti bahwa sistem informasi yang diterapkan lebih menitikberatkan pada aspek bagaimana menghimpun, mengolah, menyimpan data serta menyajikannya bentuk laporan. Sejalan dengan perkembangan kemajuan Teknologi Informasi dewasa ini, sebagian perusahaan sudah mulai menerapkan sistem informasi dengan model pendekatan lain, yaitu pendekatan berkonsep Process Centric. Model ini menjelaskan bahwa penggunaan Sistem Informasi lebih menitikberatkan kepada manajemen pengelolaan proses bisnis yang dapat dieksekusi secara otomatis. Karena berorientasi pada pengelolaan proses, maka aktivitas yang dilakukan dalam sebuah perusahaan akan menjadi lebih teratur dan transparan.

Temu Kembali Data (Data Retrieval) Menggunakan SELECT

Temu Kembali Data (Data Retrieval) Menggunakan SELECT Rule of Thumb

Bagian ketiga dari rangkaian artikel tentang Konsep Database Relasional. Jika pada bagian kedua (Membuat Model Basis Data) kita sudah membahas bagaimana menganalisa dan membuat design model basis data (database model) mulai dari model konsep (conceptual model), model logis (logical model), sampai menjadi model fisik (physical model). Maka di artikel ini kita akan fokus pada anatomi dan penggunaan perintah SQL SELECT — atau biasa disebut sebagai query — untuk melakukan proses temu kembali data (data retrieval). Kita akan menggunakan database PostgreSQL dan pgAdmin3 dalam artikel ini, namun tidak ada halangan untuk mempraktekkannya menggunakan database MySQL, karena secara umum sintaks SQL di semua RDBMS sama.

Mengelola Data Hirarki di PostgreSQL

Pojok Programmer Mengelola Data Hirarki di PostgreSQL

Database Tips | Semua programmer yang berkonsentrasi di pengembangan aplikasi perkantoran (office application) pasti pernah berhadapan dengan data hirarki (hierarchical data) ke dalam database relasional (relational database). Jika sebelumnya kita mempelajari cara mengelola data hirarki di MySQL, maka pada artikel inimkita akan mempelajarinya di PostgreSQL. RDBMS sendiri tidak diperuntukkan untuk menyimpan data hirarki karena relasi antar table bukanlah relasi hirarki. Namun di PostgreSQL kita bisa memanfaatkan fitur Common Table Expression (CTE) untuk melakukan reksi di SQL Query. Data hirarki yang umumnya terdapat dalam aplikasi perkantoran, seperti data departemen, cabang, kategori barang, chart of accounts, dan sebagainya. Dalam artikel ini kita akan mencoba menggunakan data Chart of Accounts atau Perkiraan yang sangat diperlukan dalam sebuah aplikasi akuntansi (Accounting System)

Mengelola Data Hirarki di MySQL

Pojok Programmer Mengelola Data Hirarki di MySQL

Database Tips | Semua programmer yang berkonsentrasi di pengembangan aplikasi perkantoran (office application) pasti pernah berhadapan dengan data hirarki (hierarchical data) ke dalam database relasional (relational database) seperti MySQL. RDBMS sendiri tidak diperuntukkan untuk menyimpan data hirarki karena relasi antar table bukanlah relasi hirarki.

Konsep Database Relasional dan Bahasa SQL

Konsep Database Relasional dan Bahasa SQL

Belajar SQL | Seiring dengan kebutuhan aplikasi-aplikasi bisnis dan layanan publik masa kini, maka kebutuhan penyimpanan data dalam bentuk database relasional menjadi hal yang tidak terelakkan, sehingga pemahaman yang baik tentang structured query language (SQL) menjadi hal yang amat sangat penting karena SQL adalah bahasa yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan database. Sayangnya kenyataan berkata lain, peningkatan skill SQL menjadi prioritas paling akhir karena kebanyakan programmer terlalu fokus pada hal lain yang lebih seksi, seperti, meningkatkan skill bahasa pemrograman tertentu, membuat user interface yang atraktif dan user-friendly, dan membuat aplikasi yang bisa berjalan di database apapun

Aplikasi Persediaan Barang (Sistem Inventory) Menggunakan Yii2

Aplikasi Persediaan Barang (Sistem Inventory) Menggunakan Yii2

Code Factory Sistem Inventory atau Aplikasi Persediaan Barang adalah salah satu aplikasi yang sangat umum namun cukup menantang terutama bagi para programmer pemula yang sedang mengasah skill programming-nya. Implementasi paling sederhana dari aplikasi ini biasanya hanya melibatkan data barang dan transaksinya. Namun bisa kita tambah scope atau rung lingkupnya dengan melibatkan transaksi multi gudang, kategori barang, proses approval, dan sebagainya. Pada tutorial kali ini, kita akan membangun sebuah aplikasi yang sederhana saja, yaitu hanya melibatkan data barang dan transaksi saja, agar cukup mudah dipahami para programmer pemula.

Aplikasi Inventory Sederhana

Aplikasi Inventory Sederhana menggunakan VB VBnet MySQL

Membuat Aplikasi Inventory Sederhana adalah salah satu topik yang sangat umum, dan sering dijadikan sebagai salah satu topik skripsi, atau sekedar untuk mempelajari bahasa pemrograman tertentu. Aplikasi inventory juga menjadi topik yang cukup digemari karena kemungkinan pengguna yang sangat banyak, mulai dari warung-warung pinggir jalan sampai dengan hipermarket akan memerlukan aplikasi inventory untuk mengontrol status barang yang mereka jual. Bagi seorang programmer pemula, membuat aplikasi inventory juga bisa menjadi batu loncatan untuk membangun aplikasi perkantoran yang jauh lebih rumit.

Pemilihan Teknologi berbasis BPM

Terdapat beberapa opsi teknologi yang bisa dipilih untuk dapat mewujudkan transparansi proses dalam level implementasi operasional, mulai dari Stand-alone application, Enterprise Resource Planning (ERP), Workflow Management (WfM), Enterprise Integration Application (EAI), maupun Business Process Management Suites (BPMS). Masing-masing teknologi mempunyai keunggulan di area implementasi yang spesifik sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.

Kolaborasi antara Manajemen dan TI

Mewujudkan sebuah proses yang transparan memerlukan perpaduan antara manusia, sistem, dan teknologi menjadi sebuah kesatuan yang saling berkaitan. Transparansi proses bukanlah sekedar bagaimana sebuah rangkaian aktivitas dibuat, namun juga bagaimana proses tersebut dapat dieksekusi, dipantau, dan dianalisis guna dilakukan perbaikan dikemudian hari.

Pemberdayaan Knowledge Worker

Secara sederhana, istilah Knowledge Worker (Pekerja Intelektual) berarti mengacu kepada seseorang yang dipekerjakan berdasarkan pengetahuannya tentang subyek tertentu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan serta dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap perubahan kinerja organisasi menjadi lebih baik.

Pendefinisian Proses

Masih banyak perusahaan yang belum benar-benar mendefinisikan proses utama dengan jelas apalagi menetapkannya sebagai sebuah proses baku yang standar. Hal ini biasanya tercermin dari banyaknya penjelasan yang bermacam-macam terkait sebuah proses yang sama dari banyak pihak di perusahaan. Sebagai contoh, proses Permintaan Barang yang diterapkan dalam sebuah perusahaan bisa jadi mempunyai banyak varian dalam implementasi pelaksanaannya.

Membuat Model Basis Data

Konsep Database Relational dan Dasar-dasar SQL - Membuat Model Basis Data

Sebelum kita membuat desain sebuah database, maka pertama-tama yang perlu kita lakukan requirements gathering, yaitu mengumpulkan semua kebutuhan dan keinginan para pengguna (users) kemudian melakukan analisa terhadap kebutuhan dan keinginan tersebut. Salah satu kebutuhan yang harus didapatkan dalam proses analisa ini adalah data apa saja yang ingin disimpan ke dalam database. Seorang analis sistem (system analyst) kemudian harus dapat mengidetifikasikan apa saja entitas (entity) yang terlibat dalam sistem yang ingin dikembangkan, kemudian membuat Conceptual Model berupa relasi antar entitas tersebut. Dan juga pembuatan diagram konseptual (conceptual model) menjadi diagram logikal (logical model), dan akhirnya menjadi diagram fisik (physical model).

Bagian kedua dari rangkaian artikel tentang konsep database relational dan dasar-dasar SQL

Atur Data Anda

Konsep Database Relasional dan Bahasa SQL Atur Data Anda

Belajar SQL | Dalam database relasional, ada dua hal yang perlu kita pahami, yaitu normalisasi data, dan relasi antar tabel. Tujuan dari normalisasi adalah menghilangkan rudundansi dan duplikasi data, sehingga kita bisa menghidari kemungkinan masalah saat proses manipulasi data. Aturan-aturan yang harus diikuti pada saat kita mendisain sebuah database agar kita bisa terhindar dari duplikasi data inilah yang disebut normalisasi.

Bagian pertama dari rangkaian artikel tentang konsep database relational dan dasar-dasar SQL

Pages