Tutorial: Membuat Laporan Sederhana Menggunakan Crystal Report di Visual Studio 2010

Tutorial Membuat Laporan Sederhana Menggunakan Crystal Report di Visual Studio 2010

Membuat Laporan Crystal Report | Kemampuan aplikasi untuk membuat sebuah laporan yang bisa dicetak ke printer adalah hal umum yang harus bisa dilakukan sebuah aplikasi desktop. Untuk itu skill ini amat sangat diperlukan oleh seorang programmer pengembang aplikasi desktop. Tutorial ini mencoba memberikan arahan langkah demi langkah cara menggunakan vb.net untuk membuat sebuah laporan crystal report sederhana namun professional menggunakan Push Method, artinya proses pengambilan data dari database dilakukan di luar Crystal Report , namun menggunakan DataSet, dan setelah data siap, Data Set bersangkutan di-Push ke Crystal Report. Studi kasus berupa Laporan Purchase Order. Aplikasi ini dibuat menggunakan C# karena dengan menguasai C# kita lebih mudah untuk migrasi ke bahasa lain seperti Java. Namun jika kita ingin membuatnya dalam bahasa lain, seperti VB.net, itu adalah hal yang sangat mudah karena coding dalam aplikasi ini hanya beberapa baris saja.

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan antara lain, tutorial ini tidak membahas cara menjalankan Visual Studio, cara membuat Project baru, cara menambah Form atau DataSet baru, cara membuka Server Explorer dan sebangsanya. Ane berasumsi agan semua sudah mengetahui cara-caranya. Tutorial ini juga tidak membahas cara menyimpan data master detail ke dalam database, karena concern kita saat ini hanyalah manmpilkan data yang sudah ada dalam database menggunakan crystal report. Database yang digunakan adalah SQL Server Compact Database. Tutorial ini juga tidak membahas cara membuat database baru, cara koneksi database di .NET, cara design database yang baik dan lain sebagainya. Ane berasumsi agan semua sudah mengetahui cara-caranya.

 

Membuat Project dan DataSet

Buat project baru dan Siapkan database, untuk tutorial ini ane pakai Local Database (dbSample.sdf). Note: cara membuat project baru dan design database atau menggunakan database lain tidak dibahas di sini.

Tambahkan DataSet baru, beri nama dsSample.xsd, setelah itu buka Database menggunakan Server Explorer. Lakukanlah drag dan drop table yang ada di Database Explorer ke atas dataset designer dsSample.xsd menjadi seperti yang ada di gambar.

Buat custom query untuk mengambil data Companies berdasarkan CompanyID, beri nama method Fill dengan FillByCustomerID dan method Return DataTable dengan GetDataByCompanyID. Note: Perhatikan step pembuatannya di gambar.

Buat custom query untuk mengambil data Orders berdasarkan OrderID, beri nama method Fill dengan FillByOrderID dan method Return DataTable dengan GetDataByOrderID. Note: Perhatikan step pembuatannya di gambar.

Buat custom query untuk mengambil data OrderDetails berdasarkan OrderID, beri nama method Fill dengan FillByOrderID dan method Return DataTable dengan GetDataByOrderID. Note: Perhatikan step pembuatannya di gambar.

Buat custom query untuk mengambil data Items berdasarkan OrderID, beri nama method Fill dengan FillByOrderID dan method Return DataTable dengan GetDataByOrderID. Note: Perhatikan step pembuatannya di gambar.

Buat custom query untuk mengambil list Orders yang terdenormalisasi, beri nama method Fill dengan FillList dan method Return DataTable dengan GetDataList. Note: Perhatikan step pembuatannya di gambar.

Compile aplikasi (Ctrl-F5). Langkah ini penting agar dapat maju ke langkah berikutnya. Jika tidak dilakukan kompilasi, maka Crystal Report tidak bisa menggunakan DataSet - yang kita siapkan pada langkah sebelumnya - sebagai definisi report.

Sekarang DataSet sudah siap kita gunakan

 

Membuat Report Definition

Tambahkan Crystal Report ke project untuk laporan List Order, pilih "Using the Report Wizard" untuk membuat definisi report, kemudian pilih Create New Connection > ADO.NET (XML) sebagai data source dan arahkan File Path ke DataSet dsSample.xsd yang kita buat pada langkah sebelumnya.

Tambahkan ke Selected Tables: Companies, Orders, OrderDetails, dan Items ke list "Selected Tables", kemudian klik next untuk melihat relasi antar tabel

Tambahkan field-field yang yang akan ditampilkan ke list "Fields to Display", kemudian tambahkan juga report grouping, summary, dan filtering jika diperlukan, akhiri dengan memilih template yang diinginkan.

Tampilan standar dari wizard, Silakan ubah layoutnya sesuai keinginan agan, misalkan menjadi seperti ini,

Tambahkan formula field untuk menghitung nilai order dengan cara klik kanan pada item "Formula Field" di window "Field Explorer". Beri nama formula tersebut "ItemAmount" dan isikan rumusnya seperti pada gambar, kemudian klik tombol "Save and Close" di pojok kanan. Note: agar tidak perlu ketik ulang nama field di formula editor, bisa dengan cara klik ganda pada field yang ada di Field Tree.

Tambahkan Subtotal untuk field ItemAmount, dengan cara klik kanan mouse pada field Item Amount, kemudian pilih menu "Insert" -> "Summary", kemudian ubah "Summary Location" menjadi "Group 1" Hasilnya akan muncul field summary persis di bawah field "ItemAmount".

Rapikan layout report kita, misalnya menjadi seperti ini. Note: Jika "GroupFooterSection2" tidak ada pada report, silahkan klik kanan mouse pada "GroupFooterSection" kemudian pilih menu "Insert Section Below"

 

Buat Form untuk Menampilkan Report

buat form baru kemudian beri nama frmReportViewer, setelah itu drag dan drop komponen CrystalReportViewer dari toolbox, hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini.

Kemudian buka code editor dan tambahkan coding seperti di bawah ini. Metoda yang kita pakai adalah dengan memanfaatkan constructor form untuk menerima argumen berupa report yang akan di tampilkan.

 

Buat Form untuk List Order

Buka desain Form1, ubah namanya menjadi "frmMain" kemudian tambahkan 1 buah button dan 1 buah DataGridView seperti yang tampak dalam gambar. Selanjutnya menggunakan property window, ubah nama button1 menjadi btnPrintForm, dan dataGridView1 menjadi grid1.

Kemudian drag dan drop ke form dari toolbox grup "CrystalReports1 Components", dsSample dan OrdersTableAdapter, sehingga desain form akan tampak sepert gambar di bawah ini. Selanjutnya ubah property berikut ini untuk grid1,

  • DataSource = dsSample1
  • DataMember = Orders
  • ReadOnly = True
  • AllowUserToAddRows = False
  • AllowUserToDeleteRows = False
  • AutoSizeColumnMode = Fill

Jika sudah maka tampilan form akan berubah menjadi seperti gambar di bawah ini

 

Sekarang saatnya menambahkan coding untuk mengambil data dari database dan ditampilkan ke grid. Silakan buka Code Editor dan tambahkan code seperti di bawah ini

Coding untuk Menampilkan Report adalah sebagai berikut, Buka desain frmMain kemudian klik ganda pada button btnPrintForm untuk membuka code editor, kemudian tambahkanlah code seperti di bawah ini

 

 

Hasilnya gan....

Hasil akhir tampilan form aplikasi seperti ini

Hasil akhir tampilan report yang dihasilkan seperti ini

Download Source Code di sini gan!

 

Semoga berguna

 

 

.

Category: 

Comments

nurhidayat's picture

nurhidayat

Maaf, saya belum pernah ketemu file dengan extension XMD. Mungkin itu file yang di-generate oleh Crystal Report saat membuat desain report di Visual Studio