Analisa dan Desain

Membuat Model Basis Data

Konsep Database Relational dan Dasar-dasar SQL - Membuat Model Basis Data

Sebelum kita membuat desain sebuah database, maka pertama-tama yang perlu kita lakukan requirements gathering, yaitu mengumpulkan semua kebutuhan dan keinginan para pengguna (users) kemudian melakukan analisa terhadap kebutuhan dan keinginan tersebut. Salah satu kebutuhan yang harus didapatkan dalam proses analisa ini adalah data apa saja yang ingin disimpan ke dalam database. Seorang analis sistem (system analyst) kemudian harus dapat mengidetifikasikan apa saja entitas (entity) yang terlibat dalam sistem yang ingin dikembangkan, kemudian membuat Conceptual Model berupa relasi antar entitas tersebut. Dan juga pembuatan diagram konseptual (conceptual model) menjadi diagram logikal (logical model), dan akhirnya menjadi diagram fisik (physical model).

Bagian kedua dari rangkaian artikel tentang konsep database relational dan dasar-dasar SQL

Aplikasi Inventory Sederhana - Penggunaan Trigger untuk Tracking Stock Barang

Aplikasi Inventory Sederhana - Penggunaan Trigger untuk Tracking Stock Barang

Trigger bagaikan pisau bermata dua. Salah penggunaan bisa berakibat fatal, dan tidak sedikit developer software antipati dengan trigger karena sering terjadi hal-hal yang tidak disangka-sangka dan bahkan di luar nalar, berhari-hari melakukan debugging, pada akhirnya problem ditemukan karena adanya sebuat trigger yang tidak terdokumentasi dengan baik. Walaupun sebuah pisau bisa membunuh kita, bukan berarti kita harus membuangnya jauh-jauh dan tidak mau menggunakannya lagi, karena penggunaan yang benar tentunya akan sangat membantu mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup kita :)

Pengenalan BPMN

Analisa Proses Bisnis Menggunakan BPMN, Analysis and Design Business Process

BPMN merupakan kepanjangan dari Business Process Model and Notation, yaitu sebuah standar untuk menggambarkan proses bisnis yang dikeluarkan oleh Open Management Group (omg.org). Mengingat BPMN sudah diakui sebagai standar kelas dunia, maka mau tidak mau, kita tidak boleh tertinggal, minimal mempelari dari hal-hal yang mendasar dahulu, seperti BPMN fundamental. Karena spesifikasi tentang BPMN salah satunya berhubungan dengan diagram, maka pendekatan yang relatif mudah untuk mempelajari BPMN adalah dengan mengenal notasi dasar. Pengenalan BPMN fundamental akan dibahas lebih detail di artikel terpisah tentang Dasar-dasar BPMN.

Aplikasi Inventory Sederhana - Analisa dan Desain Database

Aplikasi Inventory Sederhana - Analisa dan Desain Database

Design Database adalah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat aplikasi perkantoran. Dalam membuat design database, ikutilah kaidah-kaidah yang pernah kita dapatkan semasa kuliah, terutama Normalisasi, minimal sampai dengan bentuk 3NF. Kesalahan dalam membuat design database dapat berakibat fatal, misalnya sulit membuat coding dan men-generate report yang kita inginkan. Dan jika sampai harus mengubah design database maka akan banyak waktu terbuang karena kita harus menyesuaikan kembali coding yang sudah dibuat sebelumnya. Oleh karena itu sediakanlah waktu dan pikiran yang cukup dalam men-design database ini.

Aplikasi Inventory Sederhana - Analisa dan Desain Aplikasi

Aplikasi Inventory Sederhana - Analisa dan Desain Aplikasi

Analisa dan Desain biasanya merupakan salah satu langkah yang kadang disepelekan kebanyakan programmer, terutama programmer pemula dan single fighter, karena dianggap menghabiskan waktu saja, Kebanyakan programmer lebih memilih untuk langsung duduk di depan komputer dan melakukan coding, hasilnya biasanya adalah kebingungan yang sangat tentang apa yang harus mereka lakukan pertama kali. Padahal analisa dan desain sesungguhnya akan membantu kita mengarahkan dan mengetahui fitur apa saja yang harus dibuat dalam aplikasi yang sedang dikembangkan ini. Dalam membuat Aplikasi Inventory Sederhana ini, kita akan memanfaatkan software StarUML untuk membuat Use Case Diagram aplikasi ini. Use Case Diagram menggambarkan "apa" saja, atau fitur yang harus ada dalam aplikasi yang sedang kita buat ini. Dan untuk memudahkan, kita akan membatasi lingkup tutorial ini sesuai dengan apa yang tercantum dalam Use Case Diagram yang kita buat sekarang.

Bingung Bikin Program Mulai dari Mana?

Bingung Bikin Program Mulai dari Mana?

Analisa dan Design | Kebanyakan kita programmer - terutama para pemula - ketika diminta membuat suatu program tertentu misalnya program inventory pasti akan langsung duduk di depan komputer *dan* dijamin pasti kebingungan musti ngapain dulu :)) Solusinya adalah..... Jangan langsung duduk di depan komputer untuk langsung coding... tapi mulai dengan mendefinisikan 5W +1H, dari aplikasi yang sedang kita buat. Kedengarannya seperti sedang membuat skripsi, namun yakinlah langkah ini salah satu tujuannya adalah agar proyek yang sedang kita kerjakan tidak sampai salah arah... Penjabaran ringkas masing-masing poin seperti di bawah ini....